Menjelajahi Kosice, Bagian Eropa tengah yang Penuh Kemisteriusan !

Apa kalian baru tahu jika Kosice ini masuk ke dalam jajaran Kota yang ada di Slovakia ? memang benar, bertanding dengan kota Marseille di Prancis, Kota Kosice ini masuk sebagai kota kedua di Slovakia setelah kelahiran dari Ibukota Bratislava. Terpilihnya sebagai European Capital of Culture pada tahun 2013, program yang ada memiliki tujuan untuk bisa menyatukan keberagaman budaya Eropa. Maka terpilihnya Kosice ini menjadi perayaan besar bagi Slovakia yang tepat saja merayakan 20 tahun kemerdekaannya setelah berpisah dari Cekoslovakia. Nah setelah menjelajahi Kosice, menurut sumber yang kami dapatkan di femina.co.od, mereka meneruskannya kembali untuk mencari tahu akan perpaduan seni dan keberagaman bangunan bersejarah yang ada di kota tersebut. 

Landmark Kosice Jatuh pada Katedral ST. Elisabeth 

Katedral yang satu ini berada di bagian timur Eropa dan Katedral terbesar di negara Slovakia. Proses atas pembangunannya memakan waktu lebih dari 100 tahun, dimulainya sejak akhir abad ke- 14 sampai dengan awal abad ke – 16. Dan dari segi bentuknya Katedral di Hlavna Ulice yang mana ini masuk sebagai jalan utama yang tidak berdiri simetris dikarenakan masalah atas dana yang menghambat pembangunan menara pada bagian selatan. Dimana di sebelah menara persis bagian selatan, lebih tepatnya ada pada bawah jendela bergaya Gothic terdapat sudah jam matahari sejak tahun 1477. 

Nah atraksi utama dari katedral ini sudah terletak pada altarnya yang menampilkan dua kisah dalam proses penutupan altar. Penutupan dari altar pertama benar-benar mengisahkan perjalanan hidup dari Yesus. Lalu penutupan untuk altar kedua yang benar-benar menampilkan putaran atas kisah Bunda Maria. Sementara itu, kedua sayap atas Altar mengisahkan kehidupan dari Santa Elisabeth yang menjadi pelindung atas katedral tersebut. Santa Elisabeth berasal dari Hungaria dikenal sebagai penyelamat umat miskin di abad ke – 13. Lalu patung dari Santa Elisabeth sedang memegang sendok melambangkan kedekatannya pada kaum miskin yang bisa ditemukan di altar. Lanjutnya pada tahun 1402, Paus Boniface IX mengkonfirmasi bahwa peninggalan darah Yesus telah diawetkan disini. 

Selanjutnya pihak dari Katedral menyiapkan tur gereja di setiap hari Senin sampai dengan Sabtu. Dan disini pengunjung yang tidak niat untuk bergabung dengan tur makan masih boleh diperkenankan masuk tanpa adanya pemungutan bayaran. Tapi disini pengunjung wajib sekali membayar tiket sebesar 1,5 Euro bila berkenan naik ke menara untuk sekedar menikmati panorama atas Kota Kosice melalui Tangga Spiral Gothic. 

Menjelajahi Teater Nasional di Kosice 

Setelah bermain-main ke Katedral ST. Elisabeth, maka kalian bisa melihat bangunan Masterpiece Adolf Lang persis letaknya ada di belakang Katedral tersebut. Kedua bangunan ini memang dipisahkan oleh taman Singing Fountain yang menjadi atraksi unik bagi para pengunjung. Lalu Teater Nasional juga dibangun dalam kurun waktu 2 tahun. Jadi sekitar 100 tahun silam, Lang sudah menjadi salah satu arsitek berbakat di Eropa pada abad ke 19 ( kurang lebihnya ). Arsitek kelahiran dari Hungaria ini melahirkan karya rumah-rumah bangsawan di Jalan Andrassy – lalu Budapest di usianya ke 23 tahun. Beranjak di usia ke 25 tahun, dirinya sudah memenangkan kompetisi Internasional untuk mendesain galeri seni di Budapest. Dirinya juga telah mengajar di beberapa Universitas yang ada di Wina – Rumania dan Belanda. 

Melalui garis sentuhan tangannya, Teater Nasional di Kosice sudah menjadi salah satu teater terindah di Eropa. Nah disini Lang mulai memadukan gaya Elektisisme dengan elemen Neo Baroque dan Art Nouveau. Interior dari bangunannya kaya dengan ornamen Plester dan juga Panggungnya yang berbentuk kecapi. Dirinya mendekorasi langit-langit teater dengan scene tragedi Romeo dan Juliet, lalu Othello, ada juga King Lear dan A Midsummer Night’s Dream karya dari William Shakespeare. Setidaknya Presiden Slovakia di penghujung tur, saya diperkenankan mengenakan beberapa kostum pilihan dan beratraksi di atas panggung. 

Pilar Immaculata di Kosice 

Sebenarnya bangunan yang kami berikan ini akan selalu berdekatan satu sama lain dengan bangunan sebelumnya. Sebab untuk bangunan ini saja berada persis di belakang Teater Nasional. Dimana ada pilar Wabah Bunda Maria atau disana terkenalnya sebagai Immaculata yang sudah ada sejak tahun 1723. Pilar dengan tinggi 14 meter dengan patung Bunda Maria berada di puncak pilar sebagai lambang atas ucapan terima kasih kepada sang Bunda pasca adanya wabah epidemi di tahun 1709 sampai dengan tahun 1710. 

Immaculata ini sendiri menjadi contoh dari bagian patung Baroque yang mana patung utama sudah dilengkapi oleh patung Santo serta Malaikat. Lalu dibagian bawah patung Bunda Maria kalian akan melihat adanya patung Santo Yosef, lalu Patung Santo Sebastian dan juga Santo Ladislaus. Patung Santa Gabriel, patung ST Elisabeth asal Hungaria, lalu ada Santa Margaret, Santo Michael the Archangel dan juga ada Santa Barbara ikut berdiri di pagar yang mana mengelilingi Immaculata. Dan menurut legenda sana, Jasad dari Santo Valentine juga dimakamkan di bawah pilat Immaculata tersebut lho. Berarti benar-benar kaya akan Histori dari banguan tersebut ya.. 

Terdapat Kapel ST. Michael d Kosice 

Kapel ST Michael atau Kaptel Gothic telah dibangun sejak tahun 1330 an sebagai kuburan. Untuk bagian bawah dari Kapel sendiri sudah dirancang sebagai tempat dari penyimpanan tulang dan juga tengkorak. Lalu pada bagian atas bisa digunakan sebagai lokasi ari Requiem atau Misa untuk orang yang sudah meninggal dunia. Nah di Altar Kapel sendiri dengan letak sebelah selatan dari Katedral ST Elisabeth ini memiliki patung ST Michael yang tengah berkelahi dengan setan atau Naga. 

Bermain ke Istana Jakab 

Jadi ini termasuk sebagai Istana Neo-Gothic yang telah dibangun pada tahun 1899 dan memiliki letak ada di ujung jalan Minska, persis seberang City Park. namanya sendiri Istana Jakab dikarenakan memang untuk pemilik pertamanya bernama Peter Jakab. Awalnya untuk istana ini sendiri hanyalah rumah pribadi dari keluarga Jakab, namun bangunan ini sangat amat sarat akan sejarahnya. 

Untuk Jakab sendiri adalah seorang Konstruktor yang bertanggung jawab pada pembangunan Teater Nasional dan juga Museum of Eastern Slovakia. Nah pada tahun 1908, keluarga dari Jakab sudah meninggalkan Kosice dan menjual rumahnya kepada Hugo Barkanyi. Dan pada tahun 1945, Bangunan ini sudah termasuk menjadi kediaman Presiden Cekoslovakia, bernama Eduard Benes. Kini Istana dari Jakeb sudah menjadi bagian langsung dari National Cultural Monuments. 

Bermain ke Synagogue di Kosice 

Sebelum Holocaust, Komunitas Yahudi terbesar dan juga terpenting di Slovakia sudah berpusat di Kosice. Komunitas ini Kolaps pada tanggal 16 Mei dan juga 5 Juni pada tahun 1944 ketika hampir seluruh umat Yahudi di Kosice dibuang ke Auschwitz, negara Polandia. Saat ini Komunitas dari Yahudi di Kosice hanya menyisakan 280 orang saja. Tapi Kosice masih memiliki beberapa Synagogue dan salah satunya yang bersejarah adalah Synagogue terletak langsung di Jalan Zvonar Ska. Tempat ini sendiri sudah sangat tua, sebab sudah dibangun sejak tahun 1883 dengan bangunan yang dimiliki gaya Moorish. Mikvah atau Ritual mandi tertua yang ada di Slovakia rupanya berada disini lho !

Recent Posts

Tags